16 February 2012

3 Jenis Komputer Berdasarkan Processor


Tahukah anda kalau komputer bisa dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan processor yang dipakai? Tapi tidak tahu apakah sekarang penggolongan komputer berdasarkan processor masih dipakai atau tidak. Berdasarkan processor yang dipakai komputer dibedakan menjadi 3 bagian yaitu: Mainframe, mini computer dan personal computer.

  • Mainframe

Komputer jenis mainframe menggunakan processor yang berkemampuan besar, karena dipakai oleh banyak pengguna. Mainframe memindahkan memori ke satu pengguna ke pengguna lain dan kembali lagi ke pengguna pertama dengan waktu yang sangat singkat, perpindahan ini tidak disadari oleh pengguna komputer. Mainframe merupakan jenis komputer yang multi tasking dan multi user, artinya komputer jenis ini bias digunakan oleh banyak pengguna dan masing-masing pengguna dapat menjalan program yang berbeda-beda dalam waktu yang bersamaan.
CPU yang disematkan dalam mainframe berada pada tempat tersendiri, mempunyai media penyimpanan, komunikasi di mesin sendiri dan dihubungkan dengan banyak terminal dengan keyboard, mouse dan monitor saja.

  • Minicomputer

Komputer jenis ini adalah bentuk mini dari mainframe. Jika mainframe mempunyai ribuan terminal, minicomputer lebih terbatas hanya sampai pada puluhan atau mungkin ratusan. Dari sisi penggunaan, komputer jenis ini mungkin cocok untuk penggunaan komputer untuk perusahaan, pabrik, sekolah dll. Penggunaan minicomputer mungkin sudah jarang kita jumpai, karena komputer jenis ini sudah kalah dengan pemanfaatan jaringan lan.

  • Personal Computer

Komputer jenis inilah yang banyak kita jumpai karena komputer pribadi merupakan komputer yang kita gunakan. Personal Computer (PC) hanya ditujukan untuk satu pengguna dengan tunjuan menjalankan suatu program tertentu. Awalnya personal computer terdiri dari CPU, monitor, keyboard, mouse, dll tetapi perkembangan di zaman sekarang sudah lahir generasi-generasi baru untuk komputer pribadi. Pesonal Komputer dapat menandingi atau menggantikan fungsi dari mainframe dan mini computer dengan menambahkan alat tertentu.

10 November 2011

Apa Saja Komponen Komputer?


Komputer diciptakan sebagai alat yang mempermudah suatu kegiatan manusia karena komputer juga termasuk mesin. Komputer bisa berjalan sedemikian rupa sehingga fungsi dari komputer mempermudah dan memberikan berbagai manfaat kepada manusia. Lalu,apa saja komponen dari komputer?
Komponen dari komputer terdiri dari 3 bagian, (dimana masing-masing bagian harus berjalan lancar) yaitu hardware, software dan brainware. Mari kita bahas satu-persatu.
  1. 1.       Hardware

Hardware atau yang sering dikenal sebagai perangkat keras merupakan peralatan yang nampak secara fisik, dapat dilihat dan dirasakan. Hardware sendiri juga dibagi menjadi beberapa jenis yaitu:
  • Input/output device: mouse, keyboard, printer, dll.
  • Processing device: Processor (CPU)
  • Storage device: hardisk, cd, disket, flashdisk, dll

  1. 2.       Software

Software atau yang sering disebut sebagai perangkat lunak merupakan program-program komputer yang berguna untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang dikendaki. Software komputer dibuat dengan bahasa tertentu sehingga bias dibaca dan berjalan di komputer. Program komputer dibagi menjadi beberapa jenis yaitu;
  • Sistem Operasi: Windows, unix, linux, mac os, dll.
  • Program Aplikasi: MS word, MS excel, adobe photoshop, dll.
  • Program utility: TuneUp utilities, Norton Utility, PC tools, dll.
  • Bahasa Pemrograman: php, c++, pascal, html,dll.

  1. 3.       Brainware

Brainware sering juga disebut user, pengguna, pemakai adalah orang (personil) yang terlibat langsung dengan penggunaan komputer. Contoh brainware: webmaster, programmer, admin, operator, dll.
3 komponen di atas harus ada dan berkaitan sehingga komputer akan berjalan dengan baik. Komponen komputer merupakan dasar pengetahuan yang harus dipahami bagi anda yang ingin berkecimpung di dunia komputerisasi.

14 September 2011

Mengenal Protokol Token Ring dan FDDI


Jaringan komputer mempunyai beberapa protokol yang mana mereka mempunyai fungsi masing-masing berdasarkan kondisi jaringan tersebut. Protokol jaringan sendiri adalah atura-aturan utama yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer di dalam jaringan, aturan tersebut petunjuk yang berlaku bagi cara-cara atau metode mengakses sebuah jaringan, topologi fisik, tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data.

Token Ring
IBM adalah yang pertama kali mengembangkan token pada pertengahan tahun 1980. Metode aksesnya melalui lewatnya sebuah token dalam sebuah lingkaran yang bentuknya menyerupai cincin. Komputer-komputer dalam lingkaran token dihubungkan satu dengan yang lainnya seperti sebuah cincin. Sinyal token bergerak berputar dalam sebuah lingkaran (cincin) dalam sebuah jaringan dan bergerak dari sebuah komputer-menuju ke komputer berikutnya, jika pada persinggahan di salah satu komputer ternyata ada data yang ingin ditransmisikan, token akan mengangkutnya ke tempat dimana data itu ingin ditujukan, token bergerak terus untuk saling mengkoneksikan diantara masing-masing komputer.

Protokol Token Ring membutuhkan model jaringan Bintang dengan menggunakan kabel twisted pair atau kabel fiber optic . Dan dapat melakukan kecepatan transmisi 4 Mbps atau 16 Mbps. Sejalan dengan perkembangan Ethernet, penggunaan Token Ring makin berkurang sampai sekarang.

FDDI (Fiber Distributed Data Interface)
Fiber Distributed Data Interface (FDDI) adalah sebuah Protokol jaringan yang menghubungkan antara dua atau lebih jaringan bahkan pada jarak yang jauh . Protokol FDDI menggunakan media akses model token . FDDI menggunakan dua buah topologi ring secara fisik. Proses transmisi baiasanya menggunakan satu buah ring, namun jika ada masalah ditemukan akan secara otomatis menggunakan ring yang kedua.

02 September 2011

9 Tips Kemanan Jaringan Wireless


Jaringan nirkabel memiliki beberapa kelebihan dibanding dengan jaringan computer yang menggunakan kabel. Jaringan yang menggunakan teknologi wireless sangat nyaman digunakan dah bahkan menekan penggunaan biaya yang besar dalam membuat jaringan. Jaringan wireless sudah dimanfaatkan oleh beberapa kantor dan isntansi yang mana mereka menyediakan fasilitas hotspot area. Teknologi wireless menggunakan teknologi gelombang atau frekeunsi yang dapat di-hack dengan mudah. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, berikut tips yang harus kita coba;

1. Pasang enkripsi.
Enkripsi merupakan ukuran security yang pertama, tetapi banyak wireless access points (WAPs) tidak menggunakan enkripsi sebagai defaultnya. Meskipun banyak WAP yang telah mempunyai Wired Equivalent Privacy (WEP) protocol, tetapi secara default tidak diaktifkan. Protokol WEP memang mempunyai keamanan yang mampu ditembus oleh seorang hacker yang, tetapi itu masih tetap lebih baik daripada tidak ada enkripsi sama sekali. Pastikan untuk men-set metode WEP authentication dengan “shared key” daripada “open system”. Untuk “open system”, dia tidak meng-encrypt data, tetapi hanya melakukan otentifikasi client. Ubah WEP key sesering mungkin, dan pakai 128-bit WEP dibandingkan dengan yang 40-bit.

2. Gunakan enkripsi yang kuat.
Karena kelemahan kelemahan yang ada di WEP, maka dianjurkan untuk menggunakan Wi-Fi Protected Access (WPA) juga. Untuk memakai WPA, WAP harus men-supportnya. Sisi client juga harus dapat men-support WPA tsb.

3. Ganti default password administrator.
Kebanyakan pabrik menggunakan password administrasi yang sama untuk semua WAP produk mereka. Default password tersebut umumnya sudah diketahui oleh para hacker, yang nantinya dapat menggunakannya untuk merubah setting di WAP anda. Hal pertama yang harus dilakukan dalam konfigurasi WAP adalah mengganti password default tsb. Gunakan paling tidak 8 karakter, kombinasi antara huruf dan angka, dan tidak menggunakan kata kata yang ada dalam kamus.

4. Matikan SSID Broadcasting.
Service Set Identifier (SSID) adalah nama dari wireless network kita. Secara default, SSID dari WAP akan di broadcast. Hal ini akan membuat user mudah untuk menemukan network tsb, karena SSID akan muncul dalam daftar available networks yang ada pada wireless client. Jika SSID dimatikan, user harus mengetahui lebih dahulu SSID-nya agak dapat terkoneksi dengan network tsb.

5. Matikan WAP saat tidak dipakai.
Cara yang satu ini kelihatannya sangat simpel, tetapi beberapa perusahaan atau individual melakukannya. Jika kita mempunyai user yang hanya terkoneksi pada saat saat tertentu saja, tidak ada alasan untuk menjalankan wireless network setiap saat dan menyediakan kesempatan bagi intruder untuk melaksanakan niat jahatnya. Kita dapat mematikan access point pada saat tidak dipakai.

6. Ubah default SSID.
Pabrik menyediakan default SSID. Kegunaan dari mematikan broadcast SSID adalah untuk mencegah orang lain tahu nama dari network kita, tetapi jika masih memakai default SSID, tidak akan sulit untuk menerka SSID dari network kita.

7. Memakai MAC filtering.
Kebanyakan WAP (bukan yang murah murah tentunya) akan memperbolehkan kita memakai filter media access control (MAC). Ini artinya kita dapat membuat “white list” dari computer computer yang boleh mengakses wireless network kita, berdasarkan dari MAC atau alamat fisik yang ada di network card masing masing pc. Koneksi dari MAC yang tidak ada dalam list akan ditolak.
Metode ini tidak selamanya aman, karena masih mungkin bagi seorang hacker melakukan sniffing paket yang kita transmit via wireless network dan mendapatkan MAC address yang valid dari salah satu user, dan kemudian menggunakannya untuk melakukan spoof. Tetapi MAC filtering akan membuat kesulitan seorang intruder yang masih belum jago jago banget.

8. Mengisolasi wireless network dari LAN.
Untuk memproteksi internal network kabel dari ancaman yang datang dari wireless network, perlu kiranya dibuat wireless DMZ atau perimeter network yang mengisolasi dari LAN. Artinya adalah memasang firewall antara wireless network dan LAN.
Dan untuk wireless client yang membutuhkan akses ke internal network, dia haruslah melakukan otentifikasi dahulu dengan RAS server atau menggunakan VPN. Hal ini menyediakan extra layer untuk proteksi.

9. Mengontrol signal wireless
802.11b WAP memancarkan gelombang sampai dengan kira kira 300 feet. Tetapi jarak ini dapat ditambahkan dengan cara mengganti antenna dengan yang lebih bagus. Dengan memakai high gain antena, kita bisa mendapatkan jarak yang lebih jauh. Directional antenna akan memancarkan sinyal ke arah tertentu, dan pancarannya tidak melingkar seperti yang terjadi di antenna omnidirectional yang biasanya terdapat pada paket WAP setandard. Selain itu, dengan memilih antena yang sesuai, kita dapat mengontrol jarak sinyal dan arahnya untuk melindungi diri dari intruder. Sebagai tambahan, ada beberapa WAP yang bisa di setting kekuatan sinyal dan arahnya melalui config WAP tsb.

Kemanan jaringan komputer sangatlah penting, semoga 9 tips keamanan jarinagn wireless diatas bermanfaat.

15 August 2011

Sistem Pengkabelan LAN dengan Kabel UTP


LAN merupakan komponen jaringan terkecil yang didalamny menggunakan media penghubung baik dengan kabel atau nirkabel (tanpa kabel). Dalam pembahasan kali ini kita akan memahami sitem pengkabelan dalam LAN dengan menggunakan kabel UTP dan konektor RG 45.

Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) merupakan media transmisi yang paling banyak digunakan di indonesia dalam membangun jaringan LAN. Kabel ini dipilih karena memiliki beberapa keunggulan dibanding dengan kabel STP atau ScTP. Harganya sangat terjangkau dan bisa didapat dengan mudah di toko-toko periperal jaringan, selain itu dalam pemasangan nya dengan konektor (RG45) sangat mudah dan sudah didukung dengamn berbagai jenis perangkat jaringan.

Kabel UTP memiliki pair kabel berjumlah 8 yang semuanyan memiliki warna yang berbeda. Urutan warna-warna tersebut yang nantinya akan menentukan kabel tersebut akan digunakan untuk perangkat apa. Dalam sistem perkabelan ini dibedakan menjadi dua jenis yaitu, kabel straigh dan cross. Tetapi sebelum melakukan praktek pemasangan konektor anda harus menyiapkan beberapa perangkat berikut;

- Kabel UTP ( Unshielded Twisted Pair )
- Konektor RJ-45
- Crimping tool: berfungsi untuk memotong kabel dan mengunci konektor RJ-45
- LAN tester : fungsinya adalah untuk memeriksa kabel yang kita buat tadi benar atau tidak.

Jika semua peralatan sudah disiapkan, mari kita buat dua jenis kabel yaitu kabel straight dan kabel cross.

- Kabel Straight
Digunakan untuk koneksi pc ke switch, hub ke switch, router ke switch atau hub.

Kedua ujung kabel yang dihubungkan ke konektor RG45 mempunyai urutan warna pair berikut:
  putih orange
  orange
  putih hijau
  biru
  putih biru
  hijau
  putih cokelat
  cokelat

- Kabel Cross
Digunakan untuk koneksi PC ke PC, hub ke hub, router ke pc

Salah satu ujung kabel dirutkan dengan warna seperti pada kabel straight. Yang mebedakan adalah ujung yang lain harus mempunyai urutan warna berikut;
  putih hijau
  hijau
  putih orange
  biru
  putih biru
  orange
  putih cokelat
  cokelat

Jika semua kabel telah diurutkan dan dipasang ke konektor RG45 menggunakan Crimping tool,kabel ini telah siap digunakan sesuai fungsinya.